Teori Basyar 3

Assalamualaikum wr wb

Dari pembahasan sebelumnya kita telah membahas mengenai taqwa dan fujur. Taqwa sebagai turunan dari ruh yang langsung berasal dari Allah swt, membawa sifat-sifat baik yang mempunyai potensi kebaikan. Fujur adalah turunan dari basyar yang berasal dari perantara manusia yaitu bentukan hasil dari pertemuan sel sperma dan indung telur yang di dalamnya ada potensi baik dan buruk. Dari pembahasan tersebut kita akan membahas kelanjutan bagaimana kita bisa menggunakan potensi-potensi baik tersebut dan mengetahui apa saja potensi buruk untuk mencari agar kita menghindari potensi buruk itu.

Kita tidak akan membahas yang berat dan rumit brother, heheheh, kita akan bahas sesimpel mungkin, nanti brother bisa mengejawantahkan ke hal yang lebih luas dan berat sesuai pemikiran brother masing-masing. Kita ulangi sebentar bahwa potensi baik dalam diri manusia ada pada taqwa dan potensi buruk ada pada fujur. Taqwa atau potensi baik yang ada, dapat kita peroleh dengan ikhtiar kita brother alias usaha MANUSIA itu sendiri, baik dengan doa dan dengan usaha nyata. Sedangkan fujur atau potensi keburukan, sebagaimana telah kita baca sebelumnya berasal dari dalam diri kita yaitu basyar. Namun yang perlu brother-brother ketahui fujur tidak berjalan sendiri, tapi fujur ini adalah alat atau tools bagi musuh nyata bagi manusia yaitu syaithon. Alat bagaimana maksudnya, alat untuk mempolitisasi manusia alias diri kita ini agar kita memilih potensi-potensi buruk, memilih jawaban-jawaban yang salah dari ujian yang kita lalui.

Manusia jika dilihat dari konsep ini memiliki 2 musuh sebenarnya yaitu syaitan dan fujur itu sendiri. Jika kita cermati seakan-akan tidak adil ya brother, satu versus 2. Dan juga kita gag bisa liat setan, klo liat pasti udah kita gebukin ya heheheh. Gimana nih, gag fair dong kelihatannya, hehehhe. Baik brother nanti kita akan bahas ini , manusia versus fujur/nafsu dan syaitan. Tapi yakinkan dalam diri brothers sekalian bahwa Allah itu MAHA ADIL. Tidak akan pernah dan mungkin, bahwa Allah memberikan ujian kemampuan hambanya melebihi kemampuannya.

Sebelum kita membahas syaithon alias setan, kita bahas dulu mengenai taqwa brother. Emang menarik bagi kami membahas tentang setan, karena kebanyakan orang membahas tentang hal-hal baik saja seperti cara beribadah, cara menjaga hati, pokoknya yang dari sisi baik. Tapi kebanyakan atau sering kali kita lupa membahas tentang musuh kita, musuh yang paling nyata yaitu setan, sesuai informasi di dalam Al-Quran. Kita sudah mengetahui bahwa di kehidupan ini adalah ujian dan di dalam ujian ini kita disertai dengan musuh. Aneh jika sedang berjuang dan melawan musuh tapi kita tidak tahu tentang musuh kita, hehehehe. Seperti perlombaan atau kompetisi layaknya Asian Games. Setiap atlet pasti untuk meraih kemenangan salah satu tahap atau cara adalah dengan mempelajari musuh yang akan dihadapi. Begitu juga dengan manusia, seharusnya mempelajari siapa musushnya sehingga dapat mempermudah kita dalam memperoleh kemenangan.

Baik brother, kali ini kita akan membahas tentang item taqwa ini dahulu ya. Taqwa jika ditanya kepada orang-orang atau buku kurang lebih jawabannya adalah tentang “melaksanakan perintan Allah dan menjauhi laranganNya”. Itu benar sekali brothers, meskipun sebenarnya hakekat semuanya adalah perintah Allah, yaitu perintah untuk melaksanakan sesuatu dan perintah untuk meninggalkan sesuatu. Perintah ini ditujukan sebagai ujian bagi manusia, siapa yang menaati dan siapa yang mengingkari. Siapa yang menurut dan siapa yang membangkang.

Perintah-perintah yang berupa keharusan untuk melaksanakannya mungkin sudah kita pelajari brothers. Dari pendidikan dasar formal atau non formal, dari talim-talim yang telah kita ikuti  banyak diterangkan mengenai tugas-tugas kita sebagai hamba Allah. Yang paling penting adalah ibadah ibadah seperti sholat , puasa,  zakat, haji (bagi yang mampu) yang berhubungan langsung dengan Allah SWT. Sedangkan yag lain adalah ibadah-ibadah muamalah sehari-hari adalah ibadah yang berhubungan dengan sesama hamba Allah SWT.

Sedangkan perintah yang berupa larangan, dimana kita harus meninggalkannya seperti perbuatan syirik yaitu menduakan Allah atau menyembah kepada selain Allah yang murupakan hal yang paling dilarang. Perintah larangan lainnya adalah perintah untuk menjauhi perbuatan fakhsya dan munkar. Fakhsya adalah perbuatan maksiat yang berhubungan dengan syahwat seperti zina, LGBT, pornografi, pornoaksi dan sejenisnya. Sedangkan munkar adalah perbuatan-perbuatan seperti mencuri, penganiayaan, perampokan, narkoba, korupsi dan lain sebagainya.

Dalam pembahasan mengenai taqwa, mengenai perintah kita selalu mendengar dan melihat dengan nyaman dan paham akan hal tersebut. Namun dalam pelaksanaanya dibutuhkan effort , perjuangan, tekad dan kesungguhan yang luar biasa. Dan itu lah yang disebut jihad brothers, mujahadah alias terus berusaha berjuang melakukan pembuktian bahwa kita adalah benar-benar hamba Allah, melakukan yang terbaik dari apa yang kita miliki.

Namun dalam melaksanakan  itu semua disamping memerlukan perjuangan keras, kita juga disertai musuh bebuyutan, musuh yang nyata yaitu setan yang akan selalu berusaha menggagalkan kita dalam perjuangan kita sebagai manusia , hamba Allah yang dibebani tanggungjawab. Karena itu adalah sumpah mereka brothers dan akan terus berlanjut sampai hari kiamat. Untuk pembahasan mengenai setan, siapa setan, jenis-jenis setan, cara dan tenik setan , seni rekayasa setan dan politisasi kehidupan oleh setan, akan kita bahas pada teori basyar ke 4 brother hehehehe.

Semoga ada yang bermanfaat, mohon maaf jika ada perkataan yang salah. Wassalamualaikum wr wb.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *